Memotong stainless dengan laser cutting

Memotong stainless dengan laser cutting bisa mendapatkan hasil yang lebih presisi dibandingkan dengan cara manual, namun untuk tingkat kerapihan dan detail dari hasil potongnya tergantung dari jenis mesin laser yang digunakan.

Cutting stainless

Mesin laser yang sudah umum digunakan untuk memotong bahan stainless steel yang orang tau ada 2, yaitu jenis laser cutting C02 dan jenis fiber laser, meskipun dapat digunakan untuk memotong bahan metal tersebut, tetapi keduanya memiliki kelebihan serta kekurangannya tersendiri.

Menggunakan mesin laser cutting CO2

Menggunakan mesin laser cutting jenis CO2 untuk memotong bahan stainless bisa dilakukan, walaupun pada dasarnya mesin laser CO2 ini lebih tepat untuk memotong bahan non metal seperti acrylic ataupun mdf, dan untuk memotong bahan metal ini tergantung dari power yang dimiliki.

CO2 laser cutting

Tabung laser CO2 yang digunakan minimal memiliki power laser 150 watt untuk digunakan memotong bahan metal, untuk lasetube ini sendiri memiliki masa umur pakai, dalam arti memiliki masa habis, rata-rata antara 8 ribu sampai dengan 10 ribu jam pemakaian.

Minusnya untuk memotong bahan metal seperti stainless dengan mesin Laser CO2 hasilnya tidak akan terlalu rapi, masih agak kasar, membutuhkan finishing lagi untuk hasilnya menjadi lebih halus, untuk ketebalan bahan stainless yang dapat dipotong dengan power laser 150 watt lebih kurang adalah 0,8 mm.

Menggunakan mesin fiber laser

Sedangkan untuk memotong bahan stainless steel dengan menggunakan mesin fiber laser hasil yang di dapat bisa lebih rapi tanpa perlu finishing lagi, kecepatan potongnya juga lebih baik dibandingkan dengan jenis CO2, termasuk soal tingkat akurasi yang jauh lebih baik.

Gweike

Karena memang untuk jenis fiber laser ini khusus hanya dapat digunakan pada bahan metal saja, sehingga tentu saja kulitas hasil kerjanya lebih baik, tidak hanya pada bahan stainless saja yang dapat dikerjakan, tetapi juga pada bahan lain seperti carbon steel, dan lainnya.

Untuk tebal bahan stainless yang dapat dipotong dengan menggunakan mesin dengan power 300 watt mencapai 2 mm, dan semakin besar power maka bisa semakin tebal bahan yang dapat dipotong, bahkan ada beberapa tipe dari fiber laser ini yang dapat dipergunakan untuk memotong bahan kuningan dan aluminium.

Cutting kuningan dengan fiber laser

Kelemahan dari fiber laser adalah harganya yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jenis CO2 laser, dan juga khusus hanya dipergunakan untuk memotong bahan metal, tidak dapat untuk memotong bahan seperti acrylic, mdf, dan jenis non-metal lainnya.

Memilih mesin yang tepat

Jika pekerjaan lebih banyak kepada bahan non metal seperti acrylic, sebaiknya menggunakan jenis mesin cutting laser CO2, ini jika memang pengerjaan bahan non-metal lebih dominan, namun dengan catataan jika digunakan untuk bahan metal tidak akan rapi untuk hasil potongnya (perlu finishing).

Hasil cutting fiber laser

Apabila pengerjaan metal jauh lebih dominan, atau memang hanya mengerjakan bahan metal, maka sebaiknya menggunakan mesin fiber laser, meskipun harga mesinnya tersebut jauh lebih tinggi, tetapi untuk jangka panjangnya lebih efisien.

Apabila kurang jelas, atau berminat untuk melakukan pembelian, bisa menghubungi kami melalui kontak yang tersedia, atau langsung ke no: 0858-99989808 (Phone/SMS/WhatsApp).

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


error: Content is protected !!